Kehidupan remaja memang identik dengan masalah. Meskipun hanya masalah seputar anak muda seperti konflik dengan pacar, sahabat, atau mungkin orangtua namun kadang menjadi begitu complex manakala permasalahan tersebut tak kunjung ada solusi. Nah, dalam kondisi darurat seperti inilah peran seorang teman sangat dibutuhkan sebagai media keluh kesah atau istilah kerennya teman curhat. Pertanyaannya, apakah semua teman bisa berperan sebagai teman curhat yang bisa dipercaya? Lantas bagaimana cara mencari teman curhat yang baik supaya masalah yang terakumulasi di otak bisa ‘dibagi’ dengan orang lain?
Cara Mencari Teman Curhat Yang Baik
Sebenarnya peran teman curhat tidak serta merta sebagai sumber penyelesaian masalah, namun lebih kepada tempat dimana kita bisa meluapkan apa yang menjadi masalah kita, syukur-syukur jika darinya kita bisa mendapat solusi. Minimal dengan menceritakan masalah kita, sedikit banyak kita merasa lega karena ada yang mau mendengarkan kegalauan atau unek-unek yang menggumpal di hati.
Meskipun kita punya banyak teman mungkin hanya sedikit dari mereka yang benar-benar tulus mau mendengarkan atau bahkan membantu menyelesaikan masalah kita, bukan sekedar pendengar setia yang hanya manggut-manggut sampai kita lelah berceloteh. Nah, bagaimana cara mencari teman curhat yang baik? Berikut ini tipsnya.
Bisa Menjaga Rahasia
Seorang teman curhat yang baik adalah mereka yang mampu menjaga rahasia meski tanpa kita minta. Ketika masalah kita sudah ter-ekspose kemana-mana bak kasus selebritis, semua orang akan menanggapinya menurut versi mereka masing-masing, dengan sudut pandang beragam baik positif ataupun negatif. Jika hal itu sampai terjadi justru masalah bertambah rumit, sehingga bukan solusi yang kita dapat justru mungkin kepala bertambah pusing. Jadi kita harus memilih teman curhat yang pandai menyimpan rahasia, artinya tidak ‘ember’ atau suka menceritakan masalah orang lain ke publik.
Membantu Mencari Solusi
Seperti yang dikatakan diawal seorang teman curhat bukan hanya seorang pendengar yang baik namun paling tidak mereka memiliki karakter seorang pemikir yang diharapkan mampu menemukan solusi. Meskipun semua solusi ada di tangan kita namun pendapat dari teman curhat adalah masukan yang perlu dipertimbangkan. Dalam hal ini kita harus mampu menelaah masalah dan solusi dari sudut pandang berbeda untuk kemudian kita selesaikan secara obyektif. Jadi apapun solusi dari mereka, hal itu merupakan ‘aset’ berharga yang mungkin sangat berguna tanpa kita sadari.
Jangan Egois
Saat menceritakan berbagai masalah dengan teman curhat, tak lantas kita harus bersikap seolah-olah orang paling ‘menderita’ di dunia ini. Artinya dalam hal ini bukan kita saja yang dilanda masalah dan bukan kita saja yang mencari teman curhat. Disatu sisi kita juga harus berpikir bahwa mungkin orang lain juga membutuhkan teman curhat seperti kita. Intinya jika kita bisa mendengarkan masalah orang lain terlebih lagi memberi solusi, bukan tidak mungkin kita menemukan teman curhat yang lebih peduli dengan kita. Ingat ketulusan umumnya dibalas juga dengan ketulusan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar